Lestarikan
Delman, Transportasi Langka di Tulungagung
Tulungagung News - Minggu (24/4), delman menjadi pilihan transportasi hiburan di alun-alun
Tulungagung pada hari libur. Keberadaanya yang langka menjadikan para
pengunjung cukup antusias untuk berfoto-foto dan berkeliling mengitari taman
alun-alun Tulungagung.
Kendaraan tradisional tersebut tak disangka masih mampu bertahan
di tengah ramainya ragam kendaraan modern semacam moto sport, mobil listrik,
pesawat udara, dan sebagainya.
Meskipun delman kini berubah fungsi dari alat transportasi utama menjadi transportasi hiburan,
namun keberadaanya patut untuk dilestarikan, sebab terdapat hal menarik dari
delman dibanding dengan alat transportasi lain.
Yakni, transportasi tradisional tersebut bebas polusi
udara. Ungkap Joni, salah seorang kusir.“Keberadaan delman yang ramah
lingkungan bebas dari polusi perlu untuk dilestarikan,” katanya.
Selain itu, delman juga berpotensi untuk meningkatkan
ekonomi keluarga. Joni mengakui hal tersebut, dia mengatakan,
“Delman ini bisa untuk menyekolahkan kedua anak puteri saya yang masih SD,”
ungkapnya. Tentu hal ini membuktikan delman bisa menambah masukan bagi pribadi
maupun keluarga kusir.
Delman
juga bisa digunakan sebagai bentuk pelestarian
budaya. Dikutip dari Sumarno selaku penumpang delman mengatakan bahwa
seharusnya Tulungagung ada transportasi seperti ini untuk melestarikannya supaya
anak cucu kita tidak hanya tahu lagu pak delman tetapi juga tahu bentuk dan
cara mengendalikan delman.
Namun Suparno salah seorang pengunjung alun-alun
Tulungagung mengungkapkan bahwa, keberadaan delman sebenarnya cukup baik tapi
saat ini transportasi dituntut mobilitas yang lebih cepat. Itulah tuntutan yang
dihadapi masyarakat dalam menyesuaikan terhadap pekerjaan dan tuntutan sosial.
(Nawawi)